close

Februari 24, 2018

Intelejen Politik


Setiap peperangan dipastikan ada korban, saling adau tipu musliha
~ karnoto ~


Perang! kalau mendengar kata ini siapapun pasti takut, khawatir dan tak menginginkan hal itu terjadi kecuali orang yang hobi perang. Tapi sebenarnya tanpa disadari kita sering melakukan perang, yaitu perang politik.

Menyeramkan ya! Tapi ternyata sebagian besar orang menikmati suasana peperangan itu. Salah satu buktinya adalah saat musim pemilu banyak yang daftar atau dicalonkan menjadi calon anggota parlemen. Beberapa ciri perang yaitu adanya korban, saling serang dan saling adu tipu muslihat.

Saya mau ke politik tapi ga ingin perang, ha ha ha. Mana ada politik yang tidak perang. Itu makanya mental petarung, ahli taktik dan peran intelejen sangat siginifikant dalam peperangan, apalagi politik. Dalam pengalaman saya bersinggungan dengan politik, kekalahan seseorang atau sebuah partai politik biasanya karena intelejen politiknya lemah.

Padahal dalam strategi perang, perang apapun peran intelejen menjadi kuncinya. Sebab merekalah yang mendeteksi aktivitas musuh, program musuh dan mengetahui apa yang akan dilakukan pihak lawan. Sebagian banyak terjebak pada yang muncul di permukaan padahal ada hidden yang sengaja disembunyikan pihak lawan.

Saya pernah melihat langsung permainan intelejen politik. Untuk mematahkan pergerakan lawan dan menutup pintu masuk seseorang bisa maju maka pihak lawan mengukur kekuatan finansialnya. Menurut saya ini bagian dari peran intelejen politik supaya bisa mendapatkan gambaran sejauhmana kekuatan amunisi seseorang.

Saya akan menceritakan temuan saya di lapangan perihal peran intelejen politik dalam kesempatan lain. Di atas hanyalah permukaanya dan kalau dikupas lebih dalam akan membukankan bagaimana sesungguhnya perang politik itu mengerikan.

karnoto
Brand Consultant








Contact Us

WhatsApp :

+62 859 210 290 49

Home :

Banjar Agung Indah Blok F44, No.6 Cipocok Jaya,
Kota Serang, Banten

Email :

karnotogw@gmail.com