close

September 14, 2019

Nasionalisme Hijabers Para Santriawati


Sebagian orang mengira atau memang sengaja mendegradasi bahwa kalau seorang muslim tampil dengan syar'i maka tidak nasionalis. Pernyataan melukai masih saja sering kita dengar bahkan oleh tokoh nasional yang sejatinya mereka lebih jernih menyimpulkan sesuatu, karena mereka pasti membaca sejarah bagaimana jerih payah pejuang muslim memerdekaan bangsa ini pada zaman kemerdekaan tempo dulu.

Salah satu yang sering disinggun adalah hijab. Ada yang mengatakan bahwa hijab tidak wajib bagi seorang muslimah karena itu tradisi orang Arab dan tidak nasionalis. Disinilah kadang mereka tidak konsisten dalam mengambil kesimpulan. Mereka membenci simbol Islam tetapi pada sisi lain sejarah tidak terbantahkan bahwa para kontribusi umat Islam terhadap kemerdekaan Indonesia cukuplah besar.

Tidak mungkin umat Ilsam akan mengorbankan sesuatu yang diraihnya dengan berdarah - darah. Tuduhan dan cibiran bahwa hijabers tidak nasionalis ternyata tidak membuat para hijabers surut menunjukan nasionalismenya.


Salah satunya adalah ditunjukan oleh santriawati di Pondok Pesantren Gontor Jawa Timur. Mereka menggelar upacara Hari Kemerdekaan RI di kawasan ponpes dan semua santriawati yang menjadi petugas upacara mengenakan hijab dengan seragam merah putih.

Mereka tampil elegan, cantik dan fesyenable. Tidak kalah dengan mereka yang mengkalim dan merasa lebih merah putih. Foto - foto mereka saat upacara beredar di sosial media dan mendapatkan respon positif dari netizen.

Foto - foto mereka bukan saja membanggakan kami, tetapi ini sekaligus bantahan untuk mereka yang selama ini mengejek hijabers yang menurut mereka tidak nasionalis, tidak stylish dan tidak NKRI. Fakta para santriawati di Gontor seperti tamparan keras bagi mereka yang membenci hijabers.

Penulis,
Karnoto, Penghuni Blog









Contact Us

WhatsApp :

+62 859 210 290 49

Home :

Banjar Agung Indah Blok F44, No.6 Cipocok Jaya,
Kota Serang, Banten

Email :

karnotogw@gmail.com