Februari 05, 2020

Menanti Lawan Tatu Chasanah


Dalam sebuah obrolan disalah satu kafe di Kota Serang, Propinsi Banten temen saya berseloroh begini."Kalau ada orang yang berhasil mengalahkan Tatu Chasanah (Calon Bupati Serang incumbent)  maka itu artinya dia telah memenangkan dua pilkada," kata dia.

Teman saya pun menjelaskan runutannya secara detail. Menurut dia, positioning Tatu Chasanah sekarang adalah simbol kebesaran keluarga Ratu Atut Chosiyah (Eks.Gubernur Banten). Meskipun ada nama Andika Hazrumy (Wakil Gubernur Banten) dan Airin Rachmi Diany (Wali Kota Tangerang Selatan), namun ketokohan Tatu di level propinsi jauh lebih kuat.

Alasannya, selain Tatu Chasanah adalah Bupati Serang juga Ketua DPD Golkar Propinsi Banten. Dan hanya Tatu yang masih bertahan dari garis keturunan kakak adik Ratu Atut Chosiyah pasca Atut dan Wawan terkena kasus pidana korupsi.

Ini berbeda dengan posisi Tubagus Khaerul Jaman (adik tiri Tatu) yang juga menelan pil pahit pada Pilkada Kota Serang beberapa tahun lalu. Bobotnya akan berbeda ketika seseorang berhasil mengalahkan Tatu pada Pilkada Kabupaten Serang nanti.

Seseorang ini akan menjadi catatan sejarah dalam perjalanan politik keluarga besar Ratu Atut Chosiyah. Sebab, dalam histori politik di Banten Ratu Atut Chosiyah tak pernah terkalahkan. Maka wajar kalau kemudian seseorang yang berhasil mengalahkan Tatu Chasanah maka bobotnya sama dengan mengikuti dua kali pilkada.

Pertanyaan sekarang adalah siapakah orang yang akan melawan Tatu Chasanah pada Pilkada Kabupaten Serang 2020? Inilah sebenarnya yang dinanti oleh masyarakat luas. Jadi pada Pilkda Kabupaten Serang kali ini yang akan menjadi sorotan bukanlah Tatu Chasanah, melainkan orang yang melawan dia.

Sebagian akan menganggap orang yang melawan Tatu terlalu berani bahkan ada sebagian mengatakan nekad, karena melihat posisi Tatu sebagai incumbent dan trah dari Gen Hasan Sohib jelas tidaklah mudah,tetapi bukan berarti tidak mungkin dikalahkan.

Lobi - Lobi Koalisi Penantang
Melihat dinamika politik sekarang semakin dinamis dengan mendekatnya masa pendaftaran Bakal Calon Bupati Serang dari jalur partai politik. Ada pergerakan lobi dan komunikasi politik, tentu saja didalamnya ada deal- deal yang hanya orang tertentu yang tahu.

Ada nama Sopwan (Gerindra), Masrori (PAN) dan Najib Hamas (PKS). Kekuatan tiga partai ini kalau bergabung memang akan kokoh karena kursi di parlemen lebih dari cukup. PKS 5 kursi, PAN 4 kursi dan Gerindra 6 kursi. Kekuatan ini semakin kokoh manakalah Partai Demokrat, PKB dan Berakarya bergabung pasti akan berpengaruh besar dalam konteks perlawanan terhadap incumbent.

Kekuatan ini akan bergemuruh tatkalah spirit #AjeKendor digeser ke Kabupaten Serang. Kenapa saya sebutkan punya pengaruh, kendati tidak menjadi faktor utama? Pertama, Pilkada Kota Serang itu masih terngiang karena belum terlalu lama sehinggga memorinya masih terasa.

Kedua, pada saat Pilkada Kota Serang juga melibatkan banyak politisi Kabupaten Serang termasuk ketiga calon itu. Bahkan termasuk keterlibatan incumbent sendiri pada Pilkada Kota Serang beberapa tahun lalu.

Bahkan, sekarang hastag #WisWayaheAjeKendor mulai ramai menghiasi sosial media,terutama di beranda Masrori. Pada bagian lain, saya melihat demografis antara Kota Serang dan Kabupaten Serang juga tidak terlalu jauh perbedaanya. Sebab meskipun namanya kota, tetapi perubahan terutama dari sisi penyebaran ekonomi untuk menjadi sebuah kota tidak secepat kota  - kota lain seperti Kota Tangerang Selatan dan Kota Tangerang.

Jadi, ruh #WisWayaheAjeKendor yang pernah menjadi highlight Safrudin dan Subadri pada Pilkada Kota Serang beberapa tahun lalu masih bisa memiliki daya pantul, kendati tidak menjadi faktor utama. 

Namun jika dipakai sebagai pengingat memori bahwa keluarga besar Ratu Atut Chosiyah itu bisa dikalahkan akan menjadi daya tarik sendiri sekaligus energi bagi para penantang incumbent.

Yang harus dijaga rapat - rapat memang pada hal teknis selama proses mendapatkan rekomendasi dari DPP masing - masing. Sebab disini ada arena "permainan" yang menjadi rahasia umum yaitu soal finansial.

Penulis,
Karnoto






Contact Us

WhatsApp :

+62 859 210 290 49

Home :

Banjar Agung Indah Blok F44, No.6 Cipocok Jaya,
Kota Serang, Banten

Email :

karnotogw@gmail.com